Karunia Novia's Blogger
Senin, 13 Juni 2016
Kamis, 04 Desember 2014
Pengertian Data Mining Menurut Para Pakar
data mining
berdasarkan [JK06] adalah proses mengekstraksi pola-pola yang menarik
(tidak remeh-temeh, implisit, belum diketahui sebelumnya, dan berpotensi
untuk bermanfaat) dari data yang berukuran besar.
Menurut Sid Adelman (2000, p145) data mining adalah proses pencarian pola data yang tidak diketahui atau tidak diperkirakan sebelumnya.
menurut Gartner Group data mining didefinisikan sebagai suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola, dan kecenderungan dengan memeriksa dalam sekumpulan besar data yg tersimpan dalam penyimpanan dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti teknik statisik dan matematika.
(Pramudiono, 2006) "Data mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual."
"Data mining merupakan bidang dari beberapa bidang keilmuan yang menyatukan teknik dari pembelajaran mesin, pengenalan pola, statistik, database, dan visualisasi untuk pengenalan permasalahan pengambilan informasi dari database yang besar."(Larose, 2005)
menurut Han, Jiawei (2006, p5) data mining merupakan pemilihan atau "menambang" pengetahuan dari jumlah data yang banyak.
menurut Berry (2004, p7) data mining adalah kegiatan mengeksplorasi dan menganalisis data jumlah yang besar untuk menemukan pattern dan rule yang berarti.
Menurut Proscott, Hoffer dan McFadden (2005, p482) data mining adalah penemuan pengetahuan dengan menggunakan teknik-teknik yang tergabung dari statistik, tradisional, artificial intelligence dan grafik komputer.
menurut Gartner Group data mining didefinisikan sebagai suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola, dan kecenderungan dengan memeriksa dalam sekumpulan besar data yg tersimpan dalam penyimpanan dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti teknik statisik dan matematika.
(Pramudiono, 2006) "Data mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual."
"Data mining merupakan bidang dari beberapa bidang keilmuan yang menyatukan teknik dari pembelajaran mesin, pengenalan pola, statistik, database, dan visualisasi untuk pengenalan permasalahan pengambilan informasi dari database yang besar."(Larose, 2005)
menurut Han, Jiawei (2006, p5) data mining merupakan pemilihan atau "menambang" pengetahuan dari jumlah data yang banyak.
menurut Berry (2004, p7) data mining adalah kegiatan mengeksplorasi dan menganalisis data jumlah yang besar untuk menemukan pattern dan rule yang berarti.
Menurut Proscott, Hoffer dan McFadden (2005, p482) data mining adalah penemuan pengetahuan dengan menggunakan teknik-teknik yang tergabung dari statistik, tradisional, artificial intelligence dan grafik komputer.
Sabtu, 22 November 2014
SLIMS
Sistem Informasi
Perpustakaan
Menurut
Robert K Leitch, dan K. Roscoe Davis sistem informasi adalah “Suatu sistem
dalam didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan”. Melihat dari pernyataan diatas, maka Sistem
Informasi Perpustakaan dapat didefinisikan sebagai berikut: “Sebuah sistem
terintegrasi, sistem manusia mesin, untuk menyediakan informasi yang mendukung
operasi, manajemen, dan fungsi pengambilan keputusan dalam sebuah
perpustakaan”. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer,
prosedur manual, model manajeman, dan pengambilan keputusan basis data.
Latar belakang masalah
Sesuai
dengan namanya, perpustakaan tentu berada di lingkungan sekolah ataupun kampus
yang berfungsi untuk sarana kegiatan belajar mengajar, penelitian sederhana,
menyediakan bahan bacaan guna menambah ilmu pengetahuan, sekaligus rekreasi
sehat disela-sela kegiatan belajar. Perpustakaan sangat bermanfaat dalam menunjang
penyelengaraan dan proses belajar mengajar.
Perpustakaan dikelola oleh staf perpustakaan yang bertugas mengklarifikasikan
buku-buku berdasarkan judul dan bidang ilmunya, menghitung jumlah buku,
pendataan anggota, melayani peminjaman dan pengembalian buku, serta membuat laporan-laporan
yang diperlukan oleh pengelola perpustakaan. Dimana banyak ditemukan pada
beberapa perpustakaan semua proses-proses tersebut masih dilakukan secara
manual sehingga menyulitkan staf perpustakaan tersebut. Oleh karena itu
diusulkan sebuah sistem yang terkomputerisasi agar permasalahan yang ada dapat
teratasi dan proses peminjaman buku dapat berjalan lebih cepat, efektif dan efisien.
Proses Penyelesaian
Adapun proses yang
harus di kerjakan yaitu sebagai berikut:
a.
Proses
pendaftaran anggota perpustakaan.
Calon
anggota mengisi formulir pendaftaran, kemudian diserahkan kepada staf
perpustakaan. Staf memeriksa formulir yang diserahkan oleh calon anggota
tersebut apakah benar atau tidak. Jika tidak benar maka diberi konfirmasi dan
jika benar calon anggota membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 7.000 kepada
staf perpustakaan. kemudian dicatat di buku anggota. Setelah itu akan dibuatkan
kartu anggota yang diserahkan kepada calon anggota. Dengan menerima kartu
anggota maka calon anggota tersebut sudah sudah menjadi anggota Perpustakaan.
b.
Proses
peminjaman buku
Anggota
memilih buku yang akan dipinjam, kemudian menyerahkan buku yang dipinjam beserta
memperlihatkan kartu anggota dan kartu peminjaman kepada staf perpustakaan.
Staf perpustakaan akan memeriksa data peminjaman, jika ada peminjaman buku
melebihi kapasitas oleh anggota maka peminjaman ditolak. Jika tidak ada peminjaman
maka catat peminjaman dibuku peminjaman dan kartu peminjaman. Setelah itu anggota
menerima buku beserta kartu anggota
c.
Proses
pengembalian buku
Anggota
menyerahkan buku yang akan dikembalikan beserta kartu anggota kepada staf perpustakaan.
Kemudian staf perpustakaan periksa tanggal pengembalian buku apabila terlambat
maka anggota dikenakan denda sebesar Rp 1.000/hari yang diserahkan kepada staf perpustakaan
dan dicatat di buku pengembalian dan buku peminjaman. Kemudian staf perpustakaan
menyerahkan kartu anggota beserta kartu peminjaman kepada anggota. Jika tidak terlambat
maka pengembalian dicatat dibuku pengembalian dan kartu peminjaman. Kemudian anggota
menerima kartu anggota dan kartu peminjaman.
d.
Proses
pembuatan laporan
Setiap
akhir bulan staf perpustakaan membuat laporan peminjaman dan pengembalian buku yang
diserahkan kepada pengelola perpustakaan.
Adapun 5 komponen utama pembentuk sistem
informasi yaitu :
a.
Komponen Perangkat Keras (Hardware)
Prangkat keras (hardware) adalah seluruh peralatan yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu sistem komputer. Hardware ini merupakan perangkat keras yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, memasukan, memproses, menyimpan, dan mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi, seperti CPU, hadrdisk, printer, dll.
Prangkat keras (hardware) adalah seluruh peralatan yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu sistem komputer. Hardware ini merupakan perangkat keras yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, memasukan, memproses, menyimpan, dan mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi, seperti CPU, hadrdisk, printer, dll.
b.
Komponen
Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak (software) merupakan kumpulan dari program-program yang digunakan untuk menjalankan komputer, sedangkan program merupakan kumpulan dari perintah-perintah komputer yang tersusun secara sistematis, seperti program yang terdapat dikomputer (dos, windows).
Perangkat lunak (software) merupakan kumpulan dari program-program yang digunakan untuk menjalankan komputer, sedangkan program merupakan kumpulan dari perintah-perintah komputer yang tersusun secara sistematis, seperti program yang terdapat dikomputer (dos, windows).
c.
Komponen Sumber Daya Manusia (Brainware)
Tenaga ahli (brainware) merupakan bagian yang terpenting dari komponen SIM yang merupakan bagian dari sistem informasi. Komponen brainware ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan komponen lainya dalam suatu sistem informasi sebagai hasil dari perencanaan, analisis, perancangan dan strategi implementasi yang didasarkan pada komunikasi antara SDM yang terlibat dalam organisasi. Biasanya terdiri atas:
Tenaga ahli (brainware) merupakan bagian yang terpenting dari komponen SIM yang merupakan bagian dari sistem informasi. Komponen brainware ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan komponen lainya dalam suatu sistem informasi sebagai hasil dari perencanaan, analisis, perancangan dan strategi implementasi yang didasarkan pada komunikasi antara SDM yang terlibat dalam organisasi. Biasanya terdiri atas:
·
Sistem analis dan desainer, melalui kerjasama dengan pemakai, membangun
sistem baru dan memperbaiki sistem lama. Ia pakar dalam mendefinisikan masalah
dan menyiapkan dokumentasi tertulis tentang cara komputer membantu pemecahan
masalah.
·
Programmer, bertugas melalui dokumen yang disiapkan sistem analis dan
desainer untuk membuat instruktur-instruktur yangakan membuat komputer mengubah
data menjadiinformasi yang diperlukan pemakai.
·
Operator, bertugas mengoperasikan peralatan komputer.
d.
Komponen Jaringan komputer (Netware)
Netware merupakan semberdaya jaringan meliputi seluruh sarana untuk telekomunikasi, prosesor telekomunikasi, topologi dan aturan (protocol) telekomunikasi, keamanan serta zona telekomunikasi.
Netware merupakan semberdaya jaringan meliputi seluruh sarana untuk telekomunikasi, prosesor telekomunikasi, topologi dan aturan (protocol) telekomunikasi, keamanan serta zona telekomunikasi.
e.
Komponen Sumber Daya Data (Dataware)
Dataware merupakan sumber daya data meliputi semua fakta-fakta hasil
pengukuran, pengamatan, perhitungan atau transaksi yang perlu dihimpun dan
disimpan untuk mendukung keseluruhan aktivitas sistem informasi. Data yang
dihimpun dapat berupa teks, citra (image), audio atau video atau gabungan dari
data-data tersebut yang dikenal dengan data multimedia.
PRA INSTALASI (dlm
windows atau linux)
a.
Perangkat keras
1. Computer
Computer server: tempat meletakan
program senayan
Computer client: untuk menjalankan atau
mengoprasikan senayan
2. Barcode
reader (boleh tersedia atau tidak)
Alat bantu untuk membaca barcode koleksi
dan barcode anggota yg dicetak oleh aplikasi senayan.
3. Scanner
(boleh tersedia atau tidak)
Untuk mendokumentasikan sampul buku atau
foto anggota
4. Jaringan
computer
Jaringan computer diperlukan jika
implementasi aplikasi senayan menggunakan dua atau lebih computer.
b.
Perangkat lunak
1. Apache
web server
Salah satu jenis aplikasi web server.
Dengan aplikasi ini sebuah computer akan berfungsi sbg server. Di dalam server
inilah senayan akan diinstalasi.
2. MySQL
Aplikasi yang berfungsi sebagai database
tempat penyimpanan berbagai transaksi data didalam senayan. Aplikasi ini
termasuk aplikasi database yg mampu menampung data dalam jumlah besar.
3. PHP
Penggunaan PHP memungkinkan sebuah
aplikasi dimodifikasi oleh pengguna
4. Web
browser
Aplikasi yang digunakan untuk membuka
internet atau mengakses sebuah situs. Contoh mozila firefox dan internet
explorer. Senayan merupakan aplikasi berbasis web sehingga memerlukan web
browser untuk membuka atau mengaksesnya.
PROSES INSTALASI
Instalasi pada sistem
operasi linux:
1.
Apache, MySQL dan PHP telah terinstalasi
2.
Unduh senayan3-stable9 dari situs
pengembangan senayan di www.senayan.diknas.go.id
3.
Salin senayan3-stable9 ke dalam web root
folder dokumen (misalnya untuk distro fedora berada di folder var/www/html/)
4.
Buat database sesuai dengan nama
database yg ada pada file sysconfig.inc.php
5.
Import database instalasi (berisi
struktur database) kedalam database yg baru dibuat dari folder sql yang ada
dalam folder senayan.
6.
Import database sample_data untuk
memperoleh contoh data pada senayan yang baru diinstalasi dari folder sql yang
ada dalam folder senayan.
7.
Buka web browser dan ketiklah http://localhost/senayan
apabila setelah mengetik tersebut dan muncul halaman OPAC maka proses instalasi
berhasil.
Instalasi pada sistem
operasi windows
1. Unduh
Psenayan (instalasi senayan pada sistem operasi windows) dari www.senayan.diknas.go.id
2. Salin
folder Psenayan yang telah diunduh ke salah satu drive computer yang akan
diinstalasi senayan (misalnya drive c, drive d dan seterusnya)
3. Masuk
ke dalam folder Psenayan dan tekan 2 kali apache_star.bat serta mysql_star.bat
untuk menghidupkan fasilitas web server dan database.
4. Buka
web brobser dan ketiklah http://localhost maka akan muncul
halaman OPAC senayan
BACKUP DATA
Backup data senayan
sebenernya terdiri dari dua jenis yaitu:
1.
Backup database senayan
Dilakukan
dengan cara ekspor database senayan kemudian dimasukan ke dalam eksternal
memori (cd,dvd, hardisk eksternal)
2.
Backup skrip program senayan beserta
file-file yang telah diunggah ke dalam senayan.
Menyalin skrip
program senayan ke dalam eksternal memori. Lalu menyimpan hasil backup data
ditempat yang aman
Kesimpulan
Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan, maka penulis mengambil kesimpulan antara lain:
a.
Dengan
menggunakan sistem yang sudah terkomputerisasi, benar-benar sangat membantu
dalam proses peminjaman buku pada perpustakaan tersebut dibandingkan dengan
sistem yang masih manual.
b.
Sistem
yang sudah terkomputerisasi dapat dengan cepat, tepat dan tidak mengenal lelah,
akan tetapi akan mengurangi kesalahan kesalahan dan keterlambatan pada sistem
yang masih manual.
c.
Penerapan
metode berorientasi objek ini diharapkan memudahkan dalam pengembangan
sistem
yang dirancang.
Langganan:
Postingan (Atom)
Home